OLIGOPOLI
- Pengertian Pasar Oligopoli
Istilah oligopoli berasal bahasa Yunani oligos polein yang berarti yang menjual sedikit. Jumlah penjual dalam pasar ini tidak terlampau banyak, paling tidak hingga 10 – 15 penjual. Apabila benar-benar hanya terdapat 2 penjual disebut dengan pasar duopoli. Persaingan dalam pasar oligopoli cukup keras, mengingat sedikitnya jumlah penjual. Perusahaan dalam pasar oligopoli akan selalu memberikan reaksi apabila pesaingnya melakukan suatu keputusan/tindakan yang mempengaruhi pasar. Dengan demikian masing-masing perusahaan merasa saling tergantung dengan lainnya. Keputusan apapun yang akan diambil terutama berkaitan dengan harga maupun kualitas pasti selalu dipertimbangkan untuk berbagai kemungkinan reaksi yang harus dihadapi dari pesaingnya. Dalam pasar, oligopolis mengahapi kondisi dilematis yakni bersaing atau bekerja sama dengan perusahaan yang lain.
- Bentuk-Bentuk Pasar Oligopoli
1. Oligopoli ketat, dimana terdapat penggabungan 4 perusahaan terkemuka yang memiliki pangsa pasar 60% - 100%. Kesepakatan diantara mereka dalam menetapkan harga relatif mudah. Sebagai contoh: Semen, Siaran TV, Perbankan Lokal.
2. Oligopoli longgar, dimana terdapat penggabungan 4 perusahaan terkemuka yang memiliki 40% atau kurang dari pangsa pasar, kesepakatan diantara mereka untuk menetapkan harga sebenarnya tidak mungkin. Sebagai contoh: Kayu, perangkat keras, perkakas rumah (mebel).
- Ciri-Ciri Pasar Oligopoli
2. Terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai pasar, dan salah satu diantaranya merupakan market leader.
3. Terdapat halangan masuk yang cukup kuat bagi perusahaan diluar pasar untuk masuk kedalam pasar.
4. Menentukan harga adakalanya lemah dan adakalanya sangat tangguh.
5. Persaingan antar perusahaan
- Rintangan Perusahaan Masuk Pasar Oligopoli
1. Skala Ekonomis (economic of scale)
Skala ekonomis menggambarkan suatu kondisi bahwa semakin banyak produk yang dihasilkan maka biaya produksi per unitnya semakin kecil. Oleh sebab itu, bila terjadi permintaan yang sangat banyak maka perusahaan-perusahaan lama lebih mudah dalam mengisi kesempatan tersebut karena perusahaan tersebut telah berproduksi secara efisien. Keadaan seperti ini jelas menyulitkan pendatang baru untuk memasuki pasar.
2. Biaya Absolut yang Dibutuhkan (absolute cost requirement)
Antara perusahaan yang satu dengan yang lain, kadang-kadang harus mengeluarkan biaya produksi yang berbeda-beda meskipun untuk menghasilkan output yang sama. Hal ini disebabkan karena:
a. Tingkat pengalaman yang sudah dimiliki oleh perusahaan lama lebih tinggi daripada tingkat pengalaman perusahaan baru.
b. Tenaga kerja perusahaan lama yang mempunyai pengalaman atau kemampuan.
c. Karena perusahaan lama sudah dikenal oleh berbagai pihak dibandingkan dengan perusahaan baru.
Antara perusahaan yang satu dengan yang lain, kadang-kadang harus mengeluarkan biaya produksi yang berbeda-beda meskipun untuk menghasilkan output yang sama. Hal ini disebabkan karena:
a. Tingkat pengalaman yang sudah dimiliki oleh perusahaan lama lebih tinggi daripada tingkat pengalaman perusahaan baru.
b. Tenaga kerja perusahaan lama yang mempunyai pengalaman atau kemampuan.
c. Karena perusahaan lama sudah dikenal oleh berbagai pihak dibandingkan dengan perusahaan baru.
3. Keistimewaan Hasil Produksi dan Differensiasi Produk
Bentuk keistimewaan hasil produksi perusahaan lama, diantaranya:
a. Produk yang dihasilkan sudah sangat terkenal (product recognition).
b. Produk yang dihasilkan sangat rumit (product complexity).
c. Memproduksi barang-barang yang sejenis (product differentiation).
Bentuk keistimewaan hasil produksi perusahaan lama, diantaranya:
a. Produk yang dihasilkan sudah sangat terkenal (product recognition).
b. Produk yang dihasilkan sangat rumit (product complexity).
c. Memproduksi barang-barang yang sejenis (product differentiation).
- Dampak Positif dan Negatif Pasar Oligopoli
+ Terdapat sedikit penjual karena dibutuhkan investasi yang besar untuk masuk kedalam pasar
+ Jumlah penjual yang sedikit membuat penjual dapat mengendalikan harga dalam tingkat tertentu
+ Bila terjadi perang harga, konsumen akan diuntungkan
Adapun dampak negatif dari pasar oligopoli, yaitu antara lain:
- Terdapat rintangan yang kuat untuk masuk kedalam pasar
- Akan terjadi perang harga
- Produsen bila melakukan kerjasama (kartel) yang pada akhirnya akan merugikan konsumen
Tidak ada komentar:
Posting Komentar