DISKRIFSI USAHA BISNIS
KETRING
NAMA :
MUHAMAD ILHAM RIFAI
NIM :
B1013161003
KELAS :
IESP-A (PPAPK MALAM)
NO.ABSEN :
03
NO. KELOMPOK :
01
DOSEN :
HJ. WAHDIAH RUDY SE,MM
A. Diskrifsi Usaha
Bisnis bisa diartikan
menjadi suatu kesibukan atau aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan
keuntungan atau nilai tambah. Dalam ilmu ekonomi, bisnis merupakan
organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya,
untuk mendapatkan laba.
Usaha katering yang
saya ambil ialah katering ayam geprek, siomay, dan bakso. Bertempatan di jl.
Adisucipto, Jl. Nurul huda No.19 itu merupakan usaha yang dijalani baru, usaha
itu dimulai pada tahun lalu tepatnya tahun 2016. Harga di sini
bervariasi-variasi tergantung pemesanan dari menu atau minat konsumennya.
B. Analisis
Kompetitor
1, Produk
Menu yang tersedia
disini yaitu siomay, baskso, dan ayam geprek. Bahan yang dibuat untuk usaha ini
tentunya bahan yang baru, segar, dan tentunya berkualitas.
2. Lokasi
Usaha ini berlokasi di
Kubu Raya, Kalimantan Barat tepatnya jl. Adisucipto Jl. Nurul Huda No. 19.
Berawal mulanya dari buka usaha ketring hingga buka food curt di halaman rumah
yang bernama food curt Zam-Zam.
3. Harga
Penentuan harga jual
dilakukan dengan cara menghitung biaya produksi ditambah biaya lain-lain dan
tren yang berlaku. Adapun harga jual ketring disini yaitu untuk ayam geprek Rp
15.000/porsi, siomay Rp 18.000/ porsi, bakso 14.000/ porsi.
C. Strategi
Pemasaran
Strategi yang dilakukan
untuk pemasaran usaha ini yaitu pertama kami mengenali lingkungan di sekitar,
karena disekitar blm ada yang menjalani usaha tersebut maka kami berani membuka
usaha ini dan tidak menutup kemungkinan akan berlanjut karena kurangnya
saingan. Kedua, kami terus melakukan promosi dari mulut ke mulut. Dengan cara
ini kami yakin menjaring pelanggan lebih banyak. Terakhir yaitu ketiga menjalin
hubungan baik dengan para konsumen.
D. Laporan
Keuangan
|
Total Pendapatan Periode Mei 2017
|
||||||
|
Sisa Modal
|
Rp 5,324,000
|
|||||
|
Pendapatan Bulan Mei
|
Rp 18,363,000
|
|||||
|
Rp 23,687,000
|
||||||
|
Beban Usaha :
|
||||||
|
1. Beban Bahan Baku
|
|
Rp 6,546,000
|
||||
|
2. Beban Penyusutan
Perlengkapan
|
Rp
1,052,500
|
|||||
|
3. Beban Listrik
|
Rp 600,000
|
|||||
|
4. Beban Gaji Karyawan
|
Rp 2,400,000
|
|||||
|
5. Beban Operasional
|
Rp 3,000,000
|
|||||
|
6. Beban Lain - Lain
|
Rp 1,000,000
|
|||||
|
Jumlah Beban Usaha :
|
Rp 14,598,500
|
|||||
|
Laba Bersih
|
Rp 9,088,500
|
|||||
|
Note :
|
||||||
|
Bisnis usaha ini akan
mengalami Break Event Point (Balik Modal) kemungkinan dalam jangka waktu 3
bulan sampai 4 bulan dengan syarat kondisi penjualan yang stabil dan terus
dapat bersaing dengan kompetitor yang ada pada saat ini dan ke depannya.
|
||||||
E. Menjaga
Kualitas Produk dan Jasa
Dalam menjaga kulitas
produk ini kami terus memperbaiki usaha ketring ini untuk menjadi lebih baik
lagi di pandangan konsumen. Jangan sampai menodai kepercayaan konsumen,
bagaimanapun juga pembeli atau konsumen itu adalah raja. Mereka bisa saja
berpaling ke lain hati untuk memesan ketring yang sama di tempat lainnya
jika mereka tahu bahwa ketring yang mereka percayai selama ini sudah menurun
kualitasnya. Kualitas sangat penting untuk dikedepankan. Memang, mungkin saja
membutuhkan pengorbanan dan kesiapan yang tidak sedikit dan mudah. Untuk bisa
menjaga kualitas produk, sudah
pasti memerlukan komitmen dan ketegasan yang kuat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar