RUANG LINGKUP BISNIS
1. Sejarah Perkembangan Bisnis
Berkembangnya suatu zaman maka tidak akan pernah lepas dari yang namanya perkembangan bisnis dan teknologi. Dewasa ini telah banyak kita ketahui bisnis-bisnis mulai bertebaran dan banyak yang telah andil di dalamnya. Teknologi adalah sesuatu yang mendukung bisnis itu sendiri maka tidaklah salah apabila bisnis dan teknologi berkembang pesat hampir secara bersamaan.
Masuknya suatu perkembangan global akan menjadi dampak dalam setiap dunia bisnis, entah itu akan berdampak baik atau sebaliknya akan merugikan. Jika dulu kita mengenal bisnis dengan cara yang sangatlah sederhana, contohnya seperti saat kita melakukan barter untuk saling melengkapi kebutuhan sehari-hari. Kini bisnis tidak hanya menyangkut masalah pribadi belaka melainkan juga melibatkan banyak aktivitas lainnya. Sejak ratusan tahun lalu sebagian besar atau mayoritas masyarakat Indonesia hidup dari pertanian. Hanya mereka yang hidup di daerah pantai sering terlibat dengan perdagangan kecil-kecilan dan belum pernah memasuki tingkat perdagangan internasional dengan ukuran skala ekonomis. Menurut mereka bahwa pada zaman dahulu para pedagang Indonesia telah aktif berdagang rempah-rempah sampai Gujarat, Teluk Arab, dan Madagaskar. Kemudian muncul Revolusi industri yang membawa perubahan secara drastis dan sangat penting. Adanya mesin uap menimbulkan perubahan; pada pertanian yang tadinya menggunakan bajak, dengan tenaga sapi, kerbau, sekarang diganti dengan traktor dan buldozer yang bertenaga luar biasa. Akhirnya ekonomi tumbuh pesat dan memberi peluang berkembangnya pabrik-pabrik, perdagangan besar, perdagangan eceran, dan perusahaan jasa baik perorangan atau pun persekutuan. Pada zaman globalisasi, dunia yang paling transparan kita lihat bagaimana hebatnya persaingan bisnis perusahaan nasional, multinasional, perang ekonomi lewat perdagangan antar bangsa, yang saling berebut untuk menguasai pasar dunia dalam bidang barang dan jasa. Oleh karena itu kita harus mulai mengembangkan dan mencurahkan perhatian untuk membina generasi muda yang akan informasi bidang bisnis ini.
2. Pengertian Bisnis
Bisnis adalah kegiatan yang berkaitan dengan produsen dan konsumen, manajemen, dan sistem-sistem yang akan dipakai, kegiatan yang ada dalam suatu perusahaan juga menjadi bagian dari bisnis.
Kegiatan antara konsumen dan produsen merupakan kegiatan yang terjadi dalam suatu bisnis. Ketika terjadinya transaksi diantara kedua pihak tersebut, hal yang terjadi tersebut adalah kegiatan dari bisnis itu sendiri.
Dalam pengertian luas seperti yang dijabarkan oleh M. Manulang dalam bukunya, bisnis merupakan suatu istilah untuk menjelaskan segala aktivitas berbagai industri dari yang menghasilkan barang dan jasa yang diperlukan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Sedangkan secara sederhana, bisnis berarti suatu sistem yang dipakai untuk memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat. Karena ia merupakan suatu sistem dalam masyarakat, maka ada hubungan timbal balik antara bisnis dan unsur-unsur lain di masyarakat.
3. Peluang Bisnis
Peluang bisnis merupakan kemampuan seseorang atau pebisnis untuk melihat adanya kesempatan berbisnis dari lingkungan sekitarnya . Peluang bisnis biasanya muncul ketika seseorang mempunyai niat untuk memulai suatu usaha walaupun dengan modal seadanya.
Peluang usaha adalah sebuah kesempatan yang datang dari keadan yang terdesak ataupun ide kreatifitas sendiri misalnya, seorang ibu rumah tangga yang memiliki kegemaran memasak membuka restoran sederhana ,seorang anak muda yang gemar bermusik memebuka studio musik ,seorang bapak-bapak tua yang bekerja keras mencari nafkah walaupun hanya mengumpulkan barang-barang bekas namun ia jadikan peluang untuk bank sampah barangbarang bekas yang bisa di daur ulang bahkan menjadi peluang usahanya sekarang.
4. Resiko Bisnis
Secara sederhana dapat diartikan suatu keadaan atau faktor yang mungkin memiliki dampak negatif pada operasi atau profitabilitas suatu perusahaan. Kadang-kadang disebut sebagai risiko perusahaan, risiko bisnis dapat menjadi hasil dari kondisi internal, serta beberapa faktor eksternal yang mungkin nyata dalam komunitas bisnis lebih luas.
Ada dua faktor dalam resiko bisnis yaitu faktor internal (dalam) dan eksternal (luar). Faktor luar memiliki kecenderungan yang lebih dominan. Salah satu resiko yang paling dominan adalah bahwa perubahan dalam permintaan untuk barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan. Jika perubahan itu positif, dan permintaan pasar mengalami peningkatan, maka resiko bisnis akan menurun. Sebaliknya, jika permintaan pasar menurun, baik karena persaingan bisnis atau perubahan kondisi ekonomi secara umum, maka faktor risiko untuk investor akan meningkat secara signifikan. Ketika faktor resiko perusahaan dianggap meningkat karena faktor luar yang berada di luar kendali dari perusahaan, maka kemungkinan untuk menarik investor baru sangat terbatas.
Faktor internal juga dapat mengakibatkan pengembangan risiko bisnis yang signifikan untuk investor. Misalnya jika penjualan lesu dapat dikaitkan dengan kegiatan pemasaran yang tidak efektif atau tenaga penjualan yang tidak berkinerja sesuai harapan, membuat perubahan dalam pendekatan pemasaran atau restrukturisasi usaha penjualan untuk meminimalkan persepsi resiko usaha pada pihak calon investor . Hal yang sama berlaku jika fasilitas manufaktur perusahaan tidak beroperasi secara efisien dan optimal. Pembenahan struktur operasional pabrik dan fasilitas akan menurunkan unsur risiko bisnis dan menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi pada tingkat yang sama produksi dan penjualan, yang pada gilirannya akan membuat perusahaan lebih menarik bagi calon investor.
Secara umum, setiap investor akan mempertimbangkan hubungan efek perusahaan dan risiko bisnis yang terkait dengan perusahaan sebelum memilih untuk berinvestasi dalam masa depan perusahaan. Meskipun ada unsur risiko bisnis yang terkait dengan operasi perusahaan, manajemen yang tepat akan menghasilkan dan menciptakan keseimbangan antara aset dan efek yang akan membuat tingkat risiko bisnis rendah sehingga menarik entitas investor untuk mempertimbangkan investasi dana dalam operasi perusahaan.
5. Komponen Bisnis
Bisnis bisa berjalan, berkembang, maju pesat tanpa pemimpin (owner). Ada komponen penting yang dibutuhkan untuk membangun bisnis yang sukses tanpa owner. Komponen yang menjadikan bisnis berjalan tanpa Owner Banyak diantara Anda yang mengimpikan bisnis berjalan tanpa adanya pemimpin (owner). Bisnis yang berjalan tanpa adanya owner yang terlibat didalamnya. Ada beberapa komponen penting dalam bisnis yang harus anda terapkan dalam bisnis tersebut, Berikut diantaranya ,
1. Sistem, Ini yang harus lebih utama, adanya sistem yang owner tidak terkait dalam sistem tersebut, seperti
a. Sistem marketing Anda harus mempunyai tim marketing yang tanpa Anda, setting tim marketing yang sudah ahli atau undang trainer untuk membuat tim sales lebih dahsyat
b. Sistem kontrol Anda pegang kontrolnya, mulai dari keuangannya, produksi. Yang hanya Anda terima berupa laporan-laporan
c. Sistem SDM Buat sistem atau kriteria dalam sistem rekrut Anda, agar SDM mempunyai keterampilan yang sudah ahli dibidangnya.
2. Teknologi, Teknologi harus ada dalam bisnis, teknologi seperti apa yang harus ada:
a. Mudah Teknologi yang mendukung dalam bisnis haruslah mudah, jangan sampai teknologi membuat Anda susah. Ini akan manjadi penghambat dalam bisnis Anda.
b. Cepat Selain mudah harus cepat, sehingga proses kerja akan lebih efisien dalam waktu
c. Akurat Selain mudah dan cepat harus juga akurat.
3. Manusia, Ini lah yang paling penting. Karena dalam sistem dan teknologi, manusia lah yang menjalaninya. Ada 3 yang harus ada didalam orang yang akan Anda rekrut tersebut, seperti :
a. Passion Semangat, bergairah ini yang harus ada. Semangat kerja yang harus ada dalam bisnis tersebut
b. Integrity Ini harus lebih ditonjolkan, integrity atau kepercayaan. Bagaimana kalau orang tersebut tidak jujur. Harus mempunyai integrity
c. Skill Pengetahuan yang luas, ini juga perlu.
a. Mudah Teknologi yang mendukung dalam bisnis haruslah mudah, jangan sampai teknologi membuat Anda susah. Ini akan manjadi penghambat dalam bisnis Anda.
b. Cepat Selain mudah harus cepat, sehingga proses kerja akan lebih efisien dalam waktu
c. Akurat Selain mudah dan cepat harus juga akurat.
3. Manusia, Ini lah yang paling penting. Karena dalam sistem dan teknologi, manusia lah yang menjalaninya. Ada 3 yang harus ada didalam orang yang akan Anda rekrut tersebut, seperti :
a. Passion Semangat, bergairah ini yang harus ada. Semangat kerja yang harus ada dalam bisnis tersebut
b. Integrity Ini harus lebih ditonjolkan, integrity atau kepercayaan. Bagaimana kalau orang tersebut tidak jujur. Harus mempunyai integrity
c. Skill Pengetahuan yang luas, ini juga perlu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar